395px

Sufficient

Hindia

Secukupnya

kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang (renggang)
tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang di esok hari
tubuh yang berpatah hati bergantung pada gaji
berlomba jadi asri mengais validasi

dan aku pun terhadir
seakan paling mahir
menenangkan dirimu
yang merasa terpinggirkan dunia
tak pernah adil

kita semua gagal
angkat minumanmu
bersedih bersama-sama
ah ah ah ah
sia-sia pada akhirnya
putus asa terekam pedih semua
masalahnya lebih dari yang secukupnya

rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
putra putri sakit hati ayah ibu sendiri
komitmen lama mati hubungan yang menyepi

wisata masa lalu
kau hanya merindu
mencari pelarian
dari pengabdian yang terbakar sirna
mengapur berdebu

kita semua gagal
ambil sedikit tisu
bersedihlah secukupnya
ah ah ah ah
secukupnya kan masih ada
penggantinya belum waktunya kau bisa
menjawabnya ah ah ah ah ah secukupnya

semua yang sirna kan kembali lagi
semua yang sirna kan nanti berganti

Sufficient

when was the last time you could fall asleep peacefully (loose)
no need to think about what will come tomorrow
a broken-hearted body depends on salary
racing to be lush seeking validation

and I am present
as if the most skilled
comforting you
feeling marginalized by the world
never fair

we all fail
lift your drink
sad together
eh eh eh eh
in vain in the end
desperation recorded all the pain
the problem is more than enough

record your image captured years ago
children hurt their own parents
long-standing commitment dead silent relationships

past tourism
you just miss
looking for an escape
from burnt-out dedication
moldy dust

we all fail
take a little tissue
be sad enough
eh eh eh eh
enough will still be there
its replacement is not yet time you can
answer it eh eh eh eh eh enough

everything that is lost will return
everything that is lost will be replaced later

Escrita por: Baskara Putra