Suatu Masa
Bagaimana kan kumula dan apakah kata-kata
yang indah untuk diabadikan?
Tiap wajah berkisar tiap madah bererti,
manakah ilhamku?
Cahaya di matamu, senyum dibibirmu
mengukir seribu tanda pertanyaan.
Mungkinkah kau jua dalam kerinduan.
Di saat begini aku merindukan.
Berpucuk-pucuk surat terbiar di depanku
tak dapat kuutuskan.
Kuramas semua dan kubuangkan jauh dari pandangan.
Lalu aku kesal kukumpul semula,
tak dapat kunyatakan apa yang kurasa.
Andai engkau tahu gelora hatiku,
mungkinkah kau sahut jeritan batinku.
Dengarkanlah panggilanku.
Dengarkanlah lagu untukmu.
Oh angin lalu, kau sampaikan
rasa rindu yang membara kepadanya.
Warna-warna cintaku
kian pudar bersama malam yang gelap gelita.
Entahkan kau rasakan apa yang kurasa
atau kau tak endah.
Tapi ku percaya semua telah tertulis
dan niat suciku takkan dipersiakan.
Dan di suatu masa di hari yang indah
kuhulur tanganku lalu kau terima.
Once Upon a Time
How do I begin and what are the words
that are beautiful enough to last?
Every face reflects every meaning,
where's my inspiration?
The light in your eyes, the smile on your lips
carves a thousand questions.
Could it be that you too feel this longing?
At times like this, I miss you.
Letters piled up in front of me
that I can't send out.
I gather them all and throw them far from sight.
Then I regret, I gather them again,
I can't express what I feel.
If only you knew the storm in my heart,
could you answer the cry of my soul?
Listen to my call.
Listen to this song for you.
Oh passing wind, carry
this burning longing to her.
The colors of my love
are fading with the dark night.
Do you feel what I feel
or do you not care?
But I believe everything is written
and my pure intentions won't be wasted.
And someday on a beautiful day
I'll reach out my hand and you'll take it.